Probali.id, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Jembrana menyerahkan hibah aset lahan dan bangunan sekolah SDN 3 Penyaringan kepada Kementerian Agama RI untuk mempercepat pengembangan sekolah Hindu (Widyalaya) di Kabupaten Jembrana. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan keagamaan dan memperkuat karakter generasi muda Hindu berbasis nilai religius dan budaya.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, menyatakan bahwa dukungan aset daerah untuk pendidikan keagamaan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan anak-anak Hindu mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, sehingga mampu tumbuh dengan karakter kuat, berbudaya, dan berdaya saing,” katanya.
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata keberpihakan daerah terhadap penguatan pendidikan berbasis keagamaan.
“Dengan adanya dukungan lahan dari pemkab, proses pembangunan sekolah Hindu di bawah naungan Kementerian Agama diyakini dapat segera direalisasikan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tuturnya.
Hibah lahan ini diharapkan dapat mendorong pemerataan akses pendidikan keagamaan Hindu, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal. Penyerahan hibah lahan dan bangunan tersebut disaksikan oleh Dirjen Bimas Hindu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Jembrana.
Dengan adanya hibah ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Hindu di Jembrana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pemerintah daerah dan Kementerian Agama RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat karakter generasi muda.
Penyerahan hibah lahan dan bangunan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan keagamaan di Jembrana. (*)



