spot_img

Komisi V DPR RI Desak Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat ke Bali

Probali.id, MANGUPURA – Tingginya harga tiket pesawat domestik ke Bali dinilai tidak sehat bagi ekosistem pariwisata nasional. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menekankan perlunya langkah konkret pemerintah untuk menurunkan komponen biaya penerbangan agar perputaran uang wisata tidak mengalir ke luar negeri.

“Orang akhirnya memilih ke Singapura lebih murah, ke Kuala Lumpur lebih murah, ke Penang lebih murah, ke Thailand lebih murah, karena ke Bali mahal. Harusnya uang beredar itu kita maksimalkan di Bali, kenapa kita bawa keluar,” ujar Lasarus.

Lasarus menyoroti beberapa komponen biaya yang dapat diintervensi pemerintah, seperti pajak suku cadang, PPN tiket pesawat, dan pajak avtur. “Kalau tidak bisa dihilangkan, kurangi. Naik pesawat di luar negeri itu sudah biasa, tidak dikenakan PPN. Di kita masih dianggap barang mewah,” tegasnya.

Baca Juga:  Giri Prasta Tekankan Pentingnya Gotong Royong Saat Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Batunya

Gubernur Bali, Wayan Koster, juga berharap Komisi V DPR RI dapat mendorong Kementerian Perhubungan untuk menekan harga tiket pesawat menuju Bali. “Kami sangat berharap agar Komisi V bisa mendorong ke Kementerian Perhubungan supaya tiket pesawat ke Bali jangan terlalu tinggi,” katanya.

Lasarus menekankan bahwa isu ini telah lama dibahas, namun belum ada langkah eksekusi yang konkret. “Masalah ini sudah kita suarakan lama sekali. Tinggal eksekusinya, mau atau tidak memperbaiki situasi ini,” tandasnya.

Pemerintah diminta untuk mencari titik temu antara kepentingan maskapai dan kebutuhan wisatawan. “Airline juga punya biaya operasional. Kalau operasional tidak terpenuhi, pesawat tidak akan terbang. Titik temunya harus dicari,” pungkas Lasarus. (*)

Baca Juga:  Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru