spot_img

Walkot Denpasar Minta Maaf ke Prabowo dan Mensos Soal BPJS

Probali.id, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) terkait pernyataannya tentang penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) untuk BPJS Kesehatan.

Jaya Negara menyatakan tidak ada niat untuk menyesatkan publik dan maksud pernyataannya terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Saya selaku Walikota Denpasar, saya memohon maaf kepada bapak presiden dan juga bapak Menteri Sosial atas pernyataan kami,” katanya.

Sebelumnya, Gus Ipul meminta Wali Kota Denpasar mencabut pernyataannya yang dinilai menyesatkan publik terkait penonaktifan PBI BPJS Kesehatan. Gus Ipul menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk menonaktifkan PBI BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Serahkan Gedung Baru Polsek Densel, Dukung Polri Presisi

Jaya Negara menjelaskan bahwa penonaktifan PBI BPJS Kesehatan di Kota Denpasar sebanyak 24.401 jiwa akan diaktifkan kembali menggunakan dana APBD Kota Denpasar. “Kami ingin mengambil suatu kebijakan, bahwa data yang dinonaktifkan itu, kami aktifkan dengan menggunakan dana APBD Kota Denpasar,” ujarnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru