spot_img

Tim Jalak Nusa Bongkar Pencurian Barang Sakral Rp150 Juta, Perempuan Muda Diamankan

Probali.id, KLUNGKUNG – Aksi pencurian perlengkapan sakral berbahan perak yang meresahkan warga Desa Sakti, Nusa Penida, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsek Nusa Penida. Dalam pengungkapan kasus tersebut, Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida mengamankan seorang perempuan muda yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian barang-barang suci bernilai ratusan juta rupiah.

Pengungkapan kasus berlangsung pada Minggu 17 Mei 2026 dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Nusa Penida, Iptu Ida Bagus Ketut Arsa, atas arahan Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H.

Kasus ini bermula dari laporan korban, I Gede Laksamana Sanjaya, yang kehilangan sejumlah sarana upacara berbahan perak pada Jumat, 8 Mei 2026. Barang-barang yang hilang bukan sekadar memiliki nilai ekonomis tinggi, tetapi juga nilai sakral bagi masyarakat Hindu di Nusa Penida.

Baca Juga:  "Manis Javanica" Kembali ke Rimba Tabanan

“Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ujar Iptu Ida Bagus Ketut Arsa.

Mendapat laporan tersebut, Tim Jalak Nusa bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif dengan menerapkan metode scientific investigation. Polisi mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri jejak informasi, hingga memetakan dugaan pelaku berdasarkan hasil analisis di lapangan.

Hasilnya, penyelidikan mengarah pada seorang perempuan berinisial WDS (24), warga Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida. Saat petugas melakukan penelusuran ke kediamannya, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga hasil pencurian.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain satu buah dulang perak, dua buah bokor perak besar, enam buah bokor perak kecil, satu buah kapar perak dan satu buah tutup kapar perak

Baca Juga:  Bupati Klungkung Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Dana Hibah 2026

Tak berkutik saat diperiksa penyidik, WDS akhirnya mengakui telah mengambil barang-barang sakral tersebut.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Nusa Penida untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian tersebut.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini kembali menegaskan kesigapan Tim Jalak Nusa dalam merespons tindak kriminal di wilayah hukum Polsek Nusa Penida. Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap keamanan benda-benda sakral dan perlengkapan adat, polisi memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan tuntas. (*)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru