Probali.id, DENPASAR – Aksi manusia silver di wilayah Badung dan Denpasar kini dinilai semakin brutal dan meresahkan masyarakat. Tidak hanya mengganggu arus lalu lintas di persimpangan jalan, mereka juga disebut kerap memaksa meminta uang kepada pengendara yang melintas.
Puncaknya, seorang manusia silver nekat menodongkan pisau kepada pengendara mobil di simpang Jalan Imam Bonjol–Sunset Road, Kuta, Badung, Sabtu (16/5/2026). Aksi tersebut memicu keresahan warga karena dinilai sudah mengarah pada tindakan kriminal dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi kejadian itu, AA Ngurah Bawa Nendra menegaskan pihaknya terus menggencarkan penertiban manusia silver di Kota Denpasar. Penertiban juga menyasar pengamen, gelandangan dan pengemis (gepeng), hingga anak punk yang kerap memaksa meminta uang di traffic light.
“Penertiban terus kami lakukan karena aktivitas mereka mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengendara maupun diri mereka sendiri,” ujarnya,
Minggu (17/5/2026). Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada manusia silver saat beraksi di lampu merah karena dinilai memicu mereka terus kembali ke jalanan.
Satpol PP Denpasar juga membuka layanan pengaduan melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326 bagi masyarakat yang menemukan aktivitas serupa. Dalam operasi terakhir pada 13 Mei 2026, petugas menertibkan 2 pengamen, 2 manusia silver, 13 pengemis, dan 1 pedagang kerupuk di sejumlah persimpangan Kota Denpasar. Seluruhnya kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. (*)



