spot_img

Realisasi PAD Badung Tumbuh 15 Persen, DPRD Ingatkan Kehati-hatian Anggaran

Probali.id, MANGUPURA – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif. Hingga 31 Maret 2026, PAD tercatat mencapai Rp 2,14 triliun atau 22,52 persen dari target tahunan sebesar Rp 9,53 triliun.

Capaian tersebut meningkat Rp 287,8 miliar atau 15,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini terungkap dalam rapat kerja antara DPRD Badung dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin (6/4).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung, I Wayan Sandra, mengatakan pertumbuhan ini menunjukkan sektor pariwisata masih stabil meski di tengah dinamika geopolitik global. “Kedatangan wisatawan ke Badung masih stabil dan belum terpengaruh signifikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Klungkung Rayakan Tumpek Uye di Pura Watu Klotok, Lepas Satwa sebagai Wujud Pelestarian Alam

Ia merinci, kenaikan PAD didorong oleh pajak daerah yang naik Rp 193,8 miliar (13,18 persen), retribusi daerah meningkat Rp 15 miliar (16,70 persen), serta dividen Bank BPD Bali yang melonjak Rp 96,7 miliar (36,34 persen).

Meski demikian, Sandra mengingatkan pemerintah daerah agar tidak terlena dengan capaian tersebut. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran mengingat potensi ketidakpastian ekonomi global.

“Kita harus tetap waspada dan hati-hati membelanjakan anggaran, karena kondisi bisa berubah sewaktu-waktu seperti saat pandemi Covid-19,” tegasnya.

Menurutnya, jika tren positif ini dapat dipertahankan hingga akhir tahun, kelebihan pendapatan berpotensi menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah. (*)

Baca Juga:  Peringati HKG PKK Ke-54, TP. PKK Badung Tampil Optimis Dalam Lomba Provinsi Bali

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru