Anggota DPRD Badung, Wayan Sandra
Probali.id, Mangupura – Program Transmigrasi yang digulirkan di pemerintah Pemerintah Pusat mengundang berbagai tanggapan masyarakat. Pun demikian Anggota Komisi III DPRD Badung Wayan Sandra juga memberikan tanggapan.
Menurut Wayan Sandra, program transmigrasi bukan untuk mengancam pelestarian adat dan budaya Bali. Justru sebalik, berkaca dari pengalaman mereka yang telah mengikuti Transmigrasi, program tersebut telah mampu meningkatkan kehidupan yang layak.
“Bukan mengancam pelestarian adat dan budaya Bali, program transmigrasi justru mampu mengangkat harkat ekonomi krama Bali yang mengikuti program tersebut,” tegas politisi PDI Perjuangan, dilansir Sabtu (6/12/2025).
Dia memberikan contoh sejumlah kerabatnya dari Canggu yang bertransmigrasi ke wilayah Luwuk, Sulawesi Selatan.
Pertama, sektor pertanian yang digeluti sukses sehingga memberikan pendapatan tinggi setiap musim panennya.
Kedua, bagi yang kreatif dan mampu melihat peluang, tingkat kesejahteraannya akan bertambah.
Menurutnya, krama Bali dari Canggu ini juga menekuni sektor lainnya seperti jadi saudagar, pengelola transportasi, termasuk memberikan jasa pelayanan sektor pertanian seperti jasa traktor.
“Dengan upaya seperti ini, krama Bali di lokasi transmigrasi dipastikan bisa sejahtera,” tegasnya.
Apakah transmigrasi akan mengancam adat dan budaya Bali? Menurut Wayan Sandra justru adat dan budaya Bali akan berkembang di daerah lain dan di Bali tetap lestari.
“Hal ini karena krama Bali yang di Bali tetap mengajegkan adat dan budaya Bali tersebut,” tegasnya. (*)



