Probali.Id, Jembrana – Banjir yang kembali melanda kawasan Lapangan Bawah, Pekutatan, menjadi perhatian serius Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Tak ingin persoalan berulang setiap musim hujan, Bupati Kembang menegaskan perlunya solusi permanen untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut.
Penegasan itu disampaikan Bupati Kembang saat turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Banjar Pasar, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jumat 16 Januari 2026, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat).
Selain memantau kondisi warga, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut bergotong royong membersihkan lumpur yang mengendap di rumah-rumah warga pascabanjir.
Diketahui, banjir terjadi pada Kamis 15 Januari 2026 malam dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter, merendam permukiman warga di sisi barat Lapangan Umum Pekutatan yang berdekatan dengan aliran sungai.
Menurut Bupati Kembang, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen untuk mempercepat pemulihan.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa segera kembali menempati rumahnya dengan aman dan layak. Pemerintah tidak boleh abai dalam situasi seperti ini,” ujarnya.
Untuk penanganan darurat, Bupati Kembang telah menginstruksikan BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Jembrana agar siaga penuh, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga.
“Jangan sampai ada warga yang kesulitan makan karena dapur dan perlengkapan masaknya rusak akibat banjir,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati asal Desa Pangyangan, Pekutatan ini menekankan bahwa penanganan banjir tidak boleh berhenti pada aksi bersih-bersih semata. Ia meminta dinas teknis segera melakukan kajian menyeluruh terhadap sistem drainase dan aliran sungai di kawasan Lapangan Bawah.
“Kalau hanya bersifat sementara, masalah ini akan terus berulang. Kita harus mencari solusi permanen agar wilayah ini tidak lagi menjadi langganan banjir setiap hujan deras,” pungkasnya. (*)



