Probali.id, MANGUPURA – Partai PDI Perjuangan di Kabupaten Badung memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput dengan mengukuhkan ribuan pengurus partai.
Sebanyak 3.535 pengurus dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting hingga anak ranting se-Kabupaten Badung resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (13/3/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster yang didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Nyoman Giri Prasta. Turut hadir Sekretaris DPC I Wayan Adi Arnawa serta Bendahara DPC Bagus Alit Sucipta.
Koster mengatakan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi partai agar mampu bergerak lebih efektif hingga ke tingkat paling bawah.
Menurutnya, keberadaan struktur partai yang lengkap hingga anak ranting sangat penting untuk memastikan kerja-kerja politik partai berjalan maksimal di tengah masyarakat.
“Total tadi jumlahnya 3.535 kader yang dikukuhkan. Ini adalah motor penggerak partai yang resmi duduk dalam struktur partai untuk menjalankan tugas-tugas kepartaian di Kabupaten Badung,” ujar Koster.
Gubernur Bali itu juga menilai keberhasilan membentuk struktur partai hingga tingkat paling bawah menunjukkan soliditas organisasi PDI Perjuangan di Badung berjalan dengan baik.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPC PDIP Badung yang dinilai mampu mengoordinasikan konsolidasi organisasi secara maksimal.
“Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC Badung yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali karena telah mengkoordinasikan proses konsolidasi partai dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan seluruh kader yang telah dikukuhkan harus tetap menjaga soliditas partai dan menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, para kader tidak hanya sekadar mengisi struktur organisasi, tetapi juga harus mampu menggerakkan ide dan gagasan partai di tengah masyarakat.
“Ingat cita-cita dan spirit Soekarno adalah bintang penuntun bagi rakyat dan bangsa Indonesia,” ujarnya. (*)



