PROBALI, MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung menambah sebanyak 2.365 titik Lampu Penerangan Jalan (LPJ) melalui program pengadaan dan pemasangan lampu jalan Tahun Anggaran 2026. Program ini menyasar enam kecamatan dengan total pagu anggaran mencapai Rp21,5 miliar.
Dari pagu tersebut, nilai kontrak pekerjaan pengadaan LPJ tercatat Rp16 miliar lebih. Program penerangan jalan ini mencakup Kecamatan Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, Abiansemal, dan Petang.
Berdasarkan alokasi anggaran, Kuta Selatan mendapat porsi terbesar dengan nilai sekitar Rp11,4 miliar. Selanjutnya Mengwi Rp3,3 miliar, Abiansemal Rp2 miliar, Kuta Utara Rp1,9 miliar, Kuta Rp1,5 miliar, dan Petang Rp1,4 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Badung AA Gede Rahmadi membenarkan program penambahan LPJ tersebut. Dari total 2.365 titik, Kuta Selatan mendapat tambahan terbanyak yakni 1.179 titik, disusul Mengwi 420 titik, Abiansemal 218 titik, Kuta Utara 215 titik, Kuta 177 titik, dan Petang 156 titik.
Rahmadi menegaskan program tersebut bukan mengganti seluruh lampu jalan yang sudah terpasang. Pengadaan difokuskan pada penambahan titik lampu serta rehabilitasi tiang LPJ yang mengalami kerusakan.
“Tidak diganti, ini penambahan titik lampu dan rehab tiang yang rusak,” kata Rahmadi saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).
Meski ada penambahan 2.365 titik, kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Badung masih belum seluruhnya terpenuhi. Rahmadi menyebut saat ini terdapat sekitar 25.000 titik LPJ yang sudah terpasang, sementara kebutuhan keseluruhan diperkirakan mencapai lebih dari 40.000 titik.
“Sudah terpasang sekitar 25.000. Kebutuhannya 40.000 lebih,” ujarnya.
Rahmadi menyampaikan data tersebut masih perlu diperbarui untuk mendapatkan angka kebutuhan LPJ yang lebih akurat. “Nanti perlu update data dulu. Nanti pasnya lihat catatan dulu,” katanya.
Ketika ditanya apakah tambahan 2.365 titik LPJ tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan penerangan seluruh ruas jalan dan kawasan strategis di Badung, Rahmadi menyatakan kebutuhan penerangan masih belum terpenuhi.
“Masih kurang,” jawabnya.
Untuk program tahun 2026, Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan menargetkan penambahan 2.365 titik lampu jalan dengan nilai kontrak sekitar Rp16 miliar lebih, dari total pagu anggaran sebesar Rp21,5 miliar. “Nilai kontraknya LPJ) Rp16 miliar lebih,” pungkas Rahmadi. (*)



