spot_img

Kasus LSD di Buleleng Terkendali, Distribusi Sapi Masih Dibatasi

Probali.id, MANGUPURA – Pemkab Buleleng menyatakan kasus Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi di Gerokgak terkendali. Sapi yang terpapar sudah sehat, tapi distribusi sapi masih dibatasi sementara. Peternak diimbau waspada.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, Rabu (28/1), mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan BBVet Denpasar terhadap 25 ekor sapi menunjukkan hanya tiga ekor yang positif LSD. Rinciannya, dua ekor berada di Desa Sumberklampok dan satu ekor di Desa Pejarakan.

“Dari 25 ekor yang diperiksa, hanya tiga yang positif dan saat ini kondisinya sudah sehat. Tidak ada perkembangan kasus,” kata Gede Melandrat.

Ia menjelaskan, sejak dua minggu terakhir Dinas Pertanian rutin turun ke lapangan untuk melakukan edukasi kepada peternak, pemberian pengobatan, serta pemantauan kesehatan ternak. Upaya tersebut berhasil menghentikan penularan dan memulihkan kondisi sapi yang sebelumnya terinfeksi.

Baca Juga:  Jumat Ceria, Diskop UKMP Badung Gandeng UMKM Pasarkan Produk

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian bersama aparat desa memberlakukan pembatasan sementara distribusi sapi di wilayah Kecamatan Gerokgak. Sapi dari wilayah terdampak untuk sementara tidak diperbolehkan keluar maupun masuk.

“Sekarang kita batasi distribusi. Tidak boleh ada sapi masuk dan keluar dulu kurang lebih 3 bulan. Ini kita lakukan bersama aparat desa,” ujarnya.

Melandrat mengakui, meskipun kondisi relatif aman, isu LSD berpotensi menurunkan harga jual sapi hidup di tingkat peternak. Namun ia menegaskan bahwa harga daging sapi tidak terdampak.

“Yang terdampak itu harga jual sapi per ekor, bukan dagingnya,” ucapnya.

Ia juga mengimbau peternak agar lebih berhati-hati dalam membeli ternak, terutama sapi dari luar daerah yang diperoleh melalui penjualan daring, karena berisiko membawa penyakit jika tidak dicek langsung kondisinya. (*)

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Ida Cokorda Mengwi XIII

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru