spot_img

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

Probali.Id, Tabanan – Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026, Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih membagikan pupuk kepada kelihan subak masing – masing tempek yang berada dikawasan Jatiluwih. Hal itu pun dilakukan dalam menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Penyerahan pun dilakukan secara langsung kepada para petani yang tergabung dalam tujuh Tempek Subak di kawasan Jatiluwih. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan nutrisi tanaman yang optimal demi menjaga kualitas beras merah khas Jatiluwih yang telah mendunia.

Manajer Operasional DTW Jatiluwih, Ketut Purna menyampaikan bahwa total luasan lahan yang mendapatkan bantuan kali ini mencapai 227,41 hektar. Namun, dalam penyaluran tahun ini, pihak manajemen mengambil kebijakan khusus dengan memberikan tambahan volume pupuk sebagai bentuk apresiasi kepada petani.

“Kami ingin memastikan petani memiliki cadangan yang cukup, sehingga setiap Tempek kami berikan kelebihan pupuk sebesar 10 kilogram dari perhitungan standar luasan mereka,” ujar Ketut Purna Senin 12 Januari 2026.

Baca Juga:  Update Proyek Penanganan Keretakan Tebing Pura Luhur Uluwatu, Berikut Perkiraan Rampung

Berdasarkan kebijakan tambahan tersebut, total pupuk yang diserahkan oleh DTW Jatiluwih mencapai angka 22.811 ton. Hal ini pun dilakukan agar seluruh petani mendapatkan hak yang adil sesuai dengan besaran lahan yang mereka kelola pada musim tanam Januari ini.

“Distribusi jumlah pupuk ini dilakukan secara transparan dan proporsional berdasarkan perhitungan luas wilayah masing-masing Tempek,” jelas pria yang akrab disapa Jhon itu

Diakui secara rinci, penyaluran dilakukan kepada tujuh Tempek dengan dengan jumlah umum 1 kilo per are dengan rincian, Subak Gunung Sari diberikan 4,859 Ton pupuk , Subak Kedamaian 2,216 ton, dan Subak Besikalung 3,763 ton .

Selanjutnya, Subak Kesambi diberikan 1,396 ton , Subak Umakayu 2,204 ton, Subak Telabah Gede dinerikan 6,51 ton, serta Subak Umaduwi 1,863 ton .

Baca Juga:  Bupati Badung Menerima Bantuan TJSP PT BPD Bali

“Seluruh perwakilan Tempek hadir langsung untuk menerima bantuan yang menjadi nyawa bagi produktivitas lahan mereka. Kita langsung berikan bantuan sesuai kesepakatan umum yang sebelumnya dilakukan,” bebernya.

Jhon Purna menekankan bahwa pemberian bantuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari sinergi antara sektor pariwisata dan pertanian. Sebagai kawasan Warisan Budaya Dunia UNESCO, Jatiluwih sangat bergantung pada keberlangsungan sistem Subak.

“Pariwisata di sini ada karena petani masih tetap menjaga warisan leluhur berupa sawah yang di kerjakan secara alami dan tradisional. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban manajemen untuk mendukung penuh kebutuhan sarana produksi mereka, terutama pupuk di awal musim tanam seperti sekarang,” tambahnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkab Tabanan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket di Lapangan Alit Saputra

Disinggung sejak kapan petani mendapatkan bantuan pupuk, Jhon Purna mengaku sebenarnya bantuan sudah diberikan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja diserahkan langsung ke Pekaseh berupa uang, dan uangnya itu digunakan untuk membeli pupuk.

“Jadi baru ditahun ini, kami dari Manajemen operasional langsung memberikan Pupuk langsung ke pada petani,” bebernya.

Lebih lanjut pihaknya berharap agar hasil panen di periode pertama tahun 2026 ini dapat melimpah dan terhindar dari kendala yang berarti. Para petani menyambut baik inisiatif pemberian kelebihan 10 kilogram per Tempek tersebut, yang dinilai sangat membantu dalam mengantisipasi kekurangan pupuk di tengah fluktuasi harga sarana produksi pertanian.

“Dengan dukungan kuat dari manajemen, Jatiluwih optimis dapat mempertahankan eksistensinya sebagai lumbung pangan sekaligus destinasi wisata hijau utama di Bali,” imbuhnya. (*)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru