Probali.id, Denpasar – Wakil Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Dr. I Made Gede Putra Wijaya mengajak mengenang kembali Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 untuk menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk memperingati semangat persatuan dan kesatuan.
Putra Wijaya yang juga Sekretaris Gugus Kebangsaan Prov Bali lebih lanjut menyatakan salah satu nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda adalah semangat gotong royong.
“Semangat ini lah yang menjadi landasan bagi masyarakat Indonesia untuk bekerja sama dan saling membantu dalam mencapai tujuan bersama,” katanya, Kamis (16/10/2025).
Dalam konteks pembangunan bangsa, lanjut dia, semangat gotong royong menjadi sangat penting. Dengan bekerja sama dan saling membantu, masyarakat dapat mencapai tujuan yang lebih besar dan lebih baik.
Putra Wijaya mengutif kalimat yang orang bija, “Saya menemukan antusiasme saya terhadap pekerjaan pada hari ketika saya tidak lagi bekerja hanya demi uang.”
Kutipan ini menunjukkan bahwa ketika kita bekerja dengan hati dan memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar mencari uang, kita dapat mencapai kepuasan dan kebahagiaan yang lebih besar.
Namun, perlu diingat bahwa semangat gotong royong tidak hanya tentang bekerja sama, tetapi juga tentang memiliki tujuan yang jelas dan bekerja keras untuk mencapainya.
Seperti yang dikatakan oleh seorang pengusaha sukses, “Tidak ada gunanya jadi orang kaya di kuburan, Anda tidak bisa berbisnis apa pun di sana.”
Kutipan ini menunjukkan bahwa kita harus memiliki tujuan yang jelas dan bekerja keras untuk mencapainya, bukan hanya sekadar mencari kekayaan atau kekuasaan.
Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, kita harus mengingat kembali semangat gotong royong yang menjadi landasan bagi bangsa Indonesia.
“Kita harus bekerja sama dan saling membantu untuk memajukan bangsa dan negara,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong, lanjut diam kita dapat mencapai tujuan yang lebih besar dan lebih baik, serta membangun bangsa yang lebih kuat dan lebih sejahtera.
“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan bagi kita untuk bekerja sama dan saling membantu dalam memajukan bangsa dan negara,” ujarnya lebih lanjut.
“Dengan gotong royong, kita dapat mencapai tujuan yang lebih besar dan lebih baik, serta membangun bangsa yang lebih kuat dan lebih sejahtera,” pungkasnya. (*)



