spot_img

Kwarcab Badung Cetak 50 Pramuka Pewarta, Siap Jadi Agen Informasi Positif di Era Digital

PROBALI, MANGUPURA – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Badung berhasil mencetak 50 Pramuka Pewarta melalui kegiatan Kemah Pewarta Pramuka Tahun 2026 yang berlangsung di Perkemahan PSG Sibanggede. Kegiatan perkemahan yang dilakukan tiga hari itu yakni 28–30 Mei 2026 menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang mampu menyampaikan informasi secara kreatif, edukatif, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.

Mengusung tema “Membentuk Pramuka Pewarta yang Kreatif, Informatif, dan Berintegritas di Era Digital” kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik dan anggota dewasa Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan serta kwartir ranting se-Kabupaten Badung.

Ketua Kwarcab Badung, I Ketut Suiasa, menegaskan bahwa kemampuan literasi digital dan jurnalistik menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini.

Baca Juga:  82 SD di Tabanan Kondisinya Rusak, Perbaikan Dicicil

“Di era digital saat ini, setiap anggota Pramuka harus mampu menjadi agen informasi yang positif. Melalui Kemah Pewarta Pramuka, kami ingin membekali peserta dengan keterampilan jurnalistik, literasi digital, dan etika bermedia sehingga mampu menjadi pewarta yang kreatif, informatif, dan berintegritas,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Pramuka Pewarta diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar sekaligus menangkal penyebaran hoaks dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik. Materi yang diberikan meliputi kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), teknik penulisan berita, fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar, pengelolaan media sosial, hingga simulasi ‘live report’

Baca Juga:  Kwarcab Badung Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Lanjutan

Ketua Panitia, Putu Eddy Murjana, mengatakan pendekatan praktik sengaja diperkuat agar peserta memiliki pengalaman langsung dalam proses peliputan dan publikasi informasi.

“Kami menerapkan komposisi pembelajaran 30 persen teori dan 70 persen praktik. Peserta tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga melakukan fotografi, videografi, pengelolaan media sosial, hingga simulasi live report sehingga kemampuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Badung. JF Analis Kebijakan pada Bidang Kepemudaan dan Olahraga yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Badung, Dewa Made Muartha, SH, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kemah Pewarta Pramuka yang dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan literasi generasi muda.

Baca Juga:  Kebersihan MBG Jadi Sorotan DPRD Tabanan, Hasil Sidak di Kecamatan Penebel Juga Tak Berikan Siswa Susu

“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta kemampuan literasi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Badung melalui dukungan anggaran pendidikan akan terus mendorong program-program yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” katanya.

Ia menambahkan, kemampuan jurnalistik yang diperoleh peserta tidak hanya bermanfaat dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga dapat mendukung budaya literasi di sekolah maupun masyarakat.

“Kedepan kegiatan ini juga menyiapkan kader-kader muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu menjadi duta publikasi Gerakan Pramuka dan penyebar informasi positif di ruang digital,” imbuhnya. (*)





ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru