Mangupura, probalinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengunjungi Mall Pelayanan Publik Kabupaten Badung untuk melihat Transformasi Layanan Persetujuan Bangunan Gedung bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
Kehadiran Menteri Titi Karnavian dan Menteri Maruarar Sirait diterima oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kepala DPMPTSP Badung Made Agus Aryawan dan dihadiri oleh Pj. Gubernur Bali, PJ Sekda Badung IB Surya Suamba serta Forkopimda Bali dan Badung.
Mendagri Tito Karnavian mengatakan, sebelumnya dirinya pernah melaksanakan kunjungan ke MPP Kabupaten Badung. Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Badung ini adalah salah satu Mall pelayanan terbaik di Indonesia bahkan disebutkan bahwa Mall Pelayanan Publik Kabupaten Badung pantas untuk dijadikan percontohan untuk seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.
“Silahkan nanti datang berkunjung ke Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Badung. Kedepan saya berharap Pemerintah Kabupaten Badung untuk mempertahankan sukses ini dan tingkatkan serta sesuaikan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Sementara, Menteri Maruarar Sirait juga memberikan apresiasi atas prestasi buang telah ditunjukan oleh Pemkab Badung khusus pelayanan di MPP Badung.
“Buat Mall Pelayanan Publik Badung, terimakasih sudah melayani rakyat dengan jati dan profesional,” ujar Maruarar.
Wakil Bupati Ketut Suiasa menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung merasa senang, bangga dan bahagia karena Pemkab Badung telah mendapatkan secara langsung arahan dan binaan serta petunjuk-petunjuk dalam rangkaian untuk selalu memperkuat komitmen melaksanakan pelayanan publik yang sebaik-baiknya atau pelayanan prima.
“Terkait juga dengan adanya kebijakan baru dari Bapak Presiden Prabowo yang dari visi misinya terkait dengan Transformasi Layanan PBG khususnya terhadap masyarakat yang berpenghasilan rendah.”
“Kehadiran Bapak Menteri tiada lain untuk memastikan kesiapan daerah-daerah khususnya kita di Kabupaten Badung untuk melaksanakan transformasi layanan itu sendiri,” jelas Suiasa. (*)



