PROBALI, MANGUPURA – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Yunita Oktarini membuka lomba mancing yang digelar Semeton Pura Dalem Pande Belawan, Minggu (2/8). Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Beji Pura Dalem Pande, Banjar Belawan, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Abiansemal IB. Mas Arimbawa, Kelian Banjar Belawan Gusti Nyoman Buda, tokoh masyarakat, krama setempat, serta ratusan pecinta mancing. Pembukaan lomba ditandai dengan penebaran ikan karper bertanda pita oleh Wabup dan Anggota DPRD Badung ke kolam pancing.
Kegiatan bertajuk “Mancing Harian Borongan” ini merupakan bagian dari aksi penggalian dana untuk melanjutkan pembangunan Pura Dalem Pande Banjar Belawan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat gotong royong warga, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan motivasi kepada panitia penyelenggara. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan Pura Dalem Pande yang selama ini digarap secara swadaya oleh krama. Suasana lomba pun semakin semarak saat Wabup menjanjikan bonus tambahan bagi setiap peserta yang berhasil menangkap ikan yang bertanda pita.
Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengapresiasi inisiatif masyarakat yang sukses memadukan rekreasi, pelestarian lingkungan, dan penguatan kebersamaan. “Saya mengapresiasi Semeton Pande karena tidak hanya menggelar kegiatan rekreasi, tetapi juga ikut serta melestarikan sumber daya air. Melalui kegiatan mancing ini, secara otomatis warga bergerak membersihkan saluran air sehingga dampaknya sangat positif bagi pemanfaatan air di Subak Guming,” ujarnya.
Wabup menilai keberlanjutan sumber daya air merupakan faktor vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung sektor pertanian, serta menopang kehidupan masyarakat Bali yang bersandar pada sistem irigasi tradisional subak.
Di akhir arahan, Wabup mengajak masyarakat untuk terus memupuk persatuan dan kekompakan sebagai modal utama pembangunan daerah sekaligus benteng pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali.”Mari kita terus jaga kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah diwariskan para leluhur. Dengan persatuan dan kekompakan, saya yakin masyarakat Badung akan semakin kuat dalam menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan bersama,” pesan Bagus Alit Sucipta.
Kelian Adat Belawan I Made Gundala menjelaskan bahwa seluruh hasil dari kegiatan ini akan dialokasikan untuk pembangunan serta penataan kawasan Pura Dalem Pande dan lingkungan Taman Beji. Selain menjadi sarana hiburan, agenda ini mengusung misi sosial dan lingkungan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sumber air setempat. “Tujuan utama kami adalah menyambung rasa kebersamaan antar penghobi mancing, sekaligus menggalang dana yang nantinya dipergunakan untuk perbaikan Pura Dalem Pande dan penataan kawasan Taman Beji ini. Kawasan Taman Beji ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat pemandian warga Banjar Belawan, tetapi juga menjadi sumber pengairan penting bagi areal pertanian Subak Guming. Karena itu, keberadaan kawasan tersebut perlu terus dijaga dan dilestarikan bersama sebagai aset lingkungan dan sosial masyarakat,” jelasnya. (*)



