spot_img

Duta Kabupaten Badung Memukau di Ajang Wimbakara Gender Wayang PKB XLVIII

PROBALI, DENPASAR – Duta Kabupaten Badung tampil memukau pada Wimbakara Gender Wayang Anak-anak dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (15/6). Empat peserta putra dan putri dari Sanggar Batel Giri Sunari, Banjar Busana, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, membawakan tiga gending dan berhadapan dengan Duta Kabupaten Karangasem.

Pembina Tabuh Sanggar Batel Giri Sunari, I Made Gawi Antara, mengatakan penampilan tersebut menjadi debut sanggar binaannya di ajang bergengsi PKB. Untuk menghadapi kompetisi, para peserta telah menjalani latihan dan persiapan intensif sejak Januari 2026 guna mematangkan kemampuan teknis maupun mental tampil di panggung PKB.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Hadiri Pujawali di Pura Panti Pasek Gelgel Aan Sumerta Padang Luwih

Menurutnya, empat peserta yang tampil merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan sanggar. Sebelum mewakili Kabupaten Badung, mereka juga harus melalui proses seleksi yang digelar Pemerintah Kabupaten Badung untuk menentukan wakil terbaik pada cabang Wimbakara Gender Wayang Anak-anak.

Dalam penampilannya, Duta Badung membawakan tiga gending, yakni Cangak Merengang, Pemungkah Wayah, dan Mesem. Gawi Antara mengakui persaingan pada cabang lomba ini cukup ketat karena seluruh kabupaten/kota di Bali menurunkan peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara matang.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis mampu meraih hasil terbaik. Menurutnya, prestasi di ajang PKB tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta dan sanggar, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Badung di tingkat Provinsi Bali. Ia berharap para peserta mampu tampil maksimal dan meraih juara pada kompetisi tersebut.

Baca Juga:  Sanggar Seni Tindak Alit dari Banjar Sengguan, Sempidi Bangkitkan Ngelawang di PKB Tahun 2025

Sementara itu, Pembina Tabuh lainnya, I Gede Kristya Dika Santana, menegaskan bahwa Wimbakara Gender Wayang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pelestarian seni dan budaya Bali. Melalui kegiatan ini, setiap kabupaten/kota dapat menampilkan karakter dan kekhasan seni masing-masing sehingga memperkaya khazanah budaya Bali.

Staf Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Wayan Wiryadi, menyampaikan apresiasinya atas penampilan para peserta yang dinilai mampu memainkan instrumen gender wayang dengan baik, meskipun alat musik tersebut dikenal sulit dan membutuhkan keterampilan tinggi.

Ia menambahkan, Pemkab Badung telah memberikan pembinaan dan motivasi secara maksimal, termasuk melalui proses seleksi selama dua bulan. Dengan persiapan tersebut, Badung diharapkan mampu mempertahankan prestasi dan meraih hasil optimal pada Wimbakara Gender Wayang PKB XLVIII Tahun 2026. (*)

Baca Juga:  Pemkab Badung Dukung Run For Rivers 2026, Gerakan Kolaboratif Jaga Sungai dan Laut

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru