
MANGUPURA, Probali.id – Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta, menyampaikan pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Badung. Dalam pidatonya, mereka menyampaikan visi-misi Badung lima tahun kedepan yang lebih fokus pada pengembangan pariwisata berkualitas.
Visi tersebut dijabarkan dalam 7 misi yang disebut “Sapta Kriya Adi Cipta” yaitu:
– Meningkatkan Kerukunan Hidup Beragama: Memperkokoh kerukunan hidup umat beragama serta melestarikan tradisi, seni, adat, dan budaya Bali.
– Meningkatkan Kualitas Kehidupan: Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Badung di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
– Menciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi: Menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung melalui optimalisasi potensi wilayah.
– Mengintegrasikan Pembangunan Sektor Pertanian dengan Pariwisata: Mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian dengan pariwisata.
– Meningkatkan Kualitas Infrastruktur: Meningkatkan kualitas infrastruktur publik di kawasan pariwisata, permukiman, serta membangun jaringan jalan baru.
– Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional berbasis kompetensi dan digitalisasi.
– Meningkatkan Pariwisata Berkualitas: Meningkatkan pariwisata Badung berkualitas.
Dalam mendukung visi-misi tersebut, AdiCipta telah menyiapkan beberapa program prioritas di bidang infrastruktur untuk mengatasi kemacetan, pengadaan air bersih dan menangani masalah sampah.
Dijelaskan, menyikapi kemacetan lalu lintas pihaknya telah merencanakan pembukaan jalan baru, melanjutkan rencana jalan yang telah ada, serta peningkatan ruas jalan yang hampir seluruhnya membutuhkan pengadaan tanah sehingga diperlukan anggaran yang cukup besar.
Berkenaan dengan pengadaan air bersih perpipaan untuk memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga yang tumbuh pesat di wilayah Kuta dan Kuta Selatan, akan direalisasikan dengan menggunakan skema Bussines to Bussines (B to B) antara Perumda Air Minum Tirta Mangutama dengan pihak swasta.
“Saat ini sedang dalam proses penyelesaian/tindak lanjut hasil review oleh BPKP terhadap FS yang diajukan oleh pihak swasta. Kami menargetkan, pada akhir tahun 2025, masalah air bersih perpipaan di Badung Selatan dapat tertangani dengan tuntas. Demikian pula berkenaan dengan penyediaan air bersih perdesaan juga menjadi prioritas kami,” terangnya. (*)



